oke saya menjelaskan ya. (drg. paulus meteh, )

berikut saya lampirkan 12 saraf kranial/kepala. ini adalah gambaran atau susunan sistem saraf pusat.

nah dapat dilihat saraf mata dan gigi ini beda jalur beda arah beda tujuan, beda komitmen hahahah.

jadi gini.

pasien datang ke drg untuk meminta giginya dicabut, sebelum giginya dicabut seorang dokter gigi akan melakukan pemeriksaan secara teliti.

mulai dari anamnesa(tanya jawab ke pasien), pemeriksaan tekanan darah, nafas dan nadi, kemudian pemeriksaan giginya yg ingin dicabut. apabila telah sesuai dengan syarat/indikasi cabut, maka drg akan melakukan tindakan mencabut, tapi jika tidak mememnuhi syarat, maka drg berhak menunda atau merujuk psien tsb.

banyak hal yg perlu di perhatikan untuk mencabutk gigi.

  1. pasien dengan hipertensi
  2. pasien dengan riwayat diabetes
  3. pasien dengan riwayat hepatitis
  4. pasien dengan riwayat sakit darah/darah susah berhenti
  5. pasien dengan riwayat sakit jantung
  6. pasien dengan riwayat hiv aids
  7. penyakit sistemik lainnya.

oleh sebab itu alangkah baiknya jika dokter menanykan riwayat penyakit anda atau keluarga harap dijawab dengan jujur, karena ini sangat berpengaruh dan berdampak pada diri anda sendiri.

jika ada tetangga atau teman yang meninggal, yang buta habis cabut gigi. ini lebih karena komplikasi penyakit bawaan, bukan karena cabut giginya. jika pasien tidak jujur dengan kondisinya maka akan banyak sekali komplikasi yang terjadi.

cabut gigi merupakan suatu tindakan bedah minor, dimana akan dilakukan anastesi/bius, kemudian merusak tulang, mengeluarkan/melepaskan gigi dari tulang, sehingga terjadi luka besar, luka besar tersebut rentan dimasukin oleh bakteri dan virus, jika dalam tubuh sendiri sudah terdapat bakteri dan virus, maka ini akan memperparah kondisi tubuh si pasien tsb.

sebagai contoh, orang dengan sakit diabetes bisa mengalami kebutaan, karena sakit diabetes ini menyerang saraf, termasuk saraf mata.

jadi jangan disalahin kalau pasien cabut gigi terus kemudian dia buta, ternyata saat di cek si pasien ini mengidap diabetes, ya kebutaannya karena dari diabetesnya.

pasien dengan tekanan darah tinggi kenapa tidak boleh cabut? karena sifat dari obat bius ini memacu kerja jantung, kalau dia sudah darah tinggi, jantung dipacu terus karena efek obat bius tadi, apa yang terjadi? perdarahan hebat, pasien bisa sinkop/pingsan.

jadi kesimpulannya, cabut gigi bikin buta itu MITOS.

pesan saya, jujurlah pada dokter apapun penyakit anda.seorang dokter telah disumpah secara negara dan agama, untuk tidak membocorkan rekam medis/catatan medis pasien kecuali untuk kepentingan hukum.

jika kalian jujur, itu menyelamatkan diri kalian sendiri juga.

salam sehat dari saya terimakasih.


Baca Juga